Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) mengambil langkah preventif dengan mengerahkan kekuatan besar guna mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di kawasan Gedung MNC Tower. Sebanyak 2.365 personel gabungan disiagakan di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan skala besar ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel yang diterjunkan tidak hanya berasal dari internal kepolisian, tetapi juga melibatkan unsur gabungan lainnya untuk memperkuat pengawasan di titik-titik strategis sekitar area demonstrasi.
Fokus utama dari pengamanan ini adalah menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum tetap berjalan dengan tertib, tanpa mengganggu aktivitas publik di sekitar lokasi. Pihak kepolisian menekankan pentingnya koordinasi di lapangan agar massa aksi dapat menyalurkan aspirasinya secara damai dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kehadiran ribuan petugas ini diharapkan dapat mencegah terjadinya gesekan antar kelompok maupun tindakan anarkis yang dapat merugikan fasilitas umum. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memberikan respons cepat jika terjadi eskalasi massa yang tidak terduga.
Secara umum, pengamanan aksi massa di Jakarta merupakan prosedur rutin yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengingat posisi ibu kota sebagai pusat pemerintahan dan bisnis. Penempatan personel dalam jumlah besar biasanya dilakukan pada titik-titik rawan kemacetan dan lokasi gedung-gedung strategis guna menjaga stabilitas keamanan kota serta memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi pengguna jalan lainnya.






