Persiapan penyelenggaraan Mandalika International Festival mendapatkan respons positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 650 orang telah mengirimkan lamaran untuk bergabung menjadi relawan (volunteer) serta mengisi posisi dalam tim manajemen acara tersebut.
Besarnya jumlah pendaftar ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam menyukseskan salah satu ajang internasional bergengsi di Indonesia. Para calon relawan ini diharapkan dapat membantu berbagai aspek operasional festival, mulai dari manajemen tamu, koordinasi lapangan, hingga dukungan teknis selama acara berlangsung.
Proses seleksi akan dilakukan secara ketat untuk memastikan bahwa mereka yang terpilih memiliki kompetensi dan dedikasi yang sesuai dengan standar kebutuhan festival. Keterlibatan relawan lokal maupun nasional dianggap krusial dalam menciptakan pengalaman yang berkesan bagi para pengunjung serta memastikan kelancaran alur acara di kawasan Mandalika.
Selain memberikan kontribusi nyata bagi kesuksesan acara, posisi relawan ini juga menjadi peluang bagi para pemuda dan profesional untuk mengasah kemampuan manajemen acara berskala internasional. Pengalaman bekerja dalam tekanan tinggi di lingkungan festival global diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam sektor pariwisata dan manajemen event.
Kawasan Mandalika sendiri telah berkembang menjadi pusat perhatian dunia berkat berbagai ajang olahraga dan seni internasional. Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandalika tidak hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat sekitar melalui pelibatan aktif dalam berbagai kegiatan skala global guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Nusa Tenggara Barat.






