Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin mulai mendapat penanganan melalui penyaluran bantuan air layak konsumsi. Langkah ini dilakukan guna meringankan beban ratusan warga, khususnya yang bermukim di kawasan Kuin Cerucuk, yang terdampak langsung oleh musim kemarau panjang.
Kehadiran bantuan air bersih ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat. Mengingat pentingnya air untuk kebutuhan sanitasi dan konsumsi harian, warga rela mengantre demi mendapatkan pasokan air yang memenuhi standar kesehatan. Ketergantungan warga terhadap sumber air permukaan yang mulai menyusut membuat bantuan ini menjadi solusi mendesak di tengah cuaca panas yang ekstrem.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dampak kekeringan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan akses air bersih yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Pihak penyelenggara memastikan bahwa air yang didistribusikan aman untuk dikonsumsi dan digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan fisik, aksi distribusi ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal di wilayah pinggiran kota yang seringkali lebih rentan terhadap perubahan iklim dan penurunan debit air sungai. Diharapkan, langkah serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi cuaca kembali normal dan pasokan air alami pulih sepenuhnya.



