Rapper kenamaan Saykoji baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya terkait pendapatan yang ia terima setelah tampil dalam festival musik Pestapora. Pengakuan ini sontak menjadi perhatian publik karena adanya perbedaan signifikan antara nominal total honorarium dengan jumlah uang yang benar-benar masuk ke kantong sang musisi.
Dalam keterangannya, Saykoji mengungkapkan bahwa total honor untuk penampilannya di acara tersebut sebenarnya mencapai angka Rp45 juta. Namun, jumlah yang ia terima secara bersih justru jauh di bawah ekspektasi banyak orang, yakni hanya sebesar Rp4,5 juta saja.
Kesenjangan angka yang mencapai 90 persen ini memicu rasa penasaran netizen mengenai ke mana perginya sisa pembayaran tersebut. Meskipun tidak merinci secara mendetail dalam pernyataan singkatnya, hal ini memberikan gambaran mengenai kompleksitas biaya produksi atau pembagian hasil dalam industri pertunjukan musik skala besar, di mana biaya operasional seringkali memotong sebagian besar dari honor bruto artis.
Keterbukaan Saykoji mengenai sisi finansial profesinya sebagai musisi independen memberikan perspektif baru bagi para penikmat musik mengenai realitas pendapatan di balik panggung megah sebuah festival musik.






