Desa Pengambengan yang terletak di Kabupaten Jembrana, Bali, mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Desa tersebut berhasil meraih penghargaan Desa Cinta Statistik (Cantik) yang diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Prestasi ini menjadi bukti nyata atas komitmen pemerintah desa dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik secara optimal untuk mendukung pembangunan desa. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Desa Pengambengan dalam mengimplementasikan program literasi statistik, sehingga data yang tersedia di desa dapat digunakan secara akurat untuk proses perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat sasaran.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Jembrana. Dalam kesempatan tersebut, ditekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari kerja keras perangkat desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola data. Dengan menjadi Desa Cantik, Pengambengan diharapkan dapat menjadi model atau percontohan bagi desa-desa lain, baik di wilayah Jembrana maupun di tingkat nasional, dalam hal pengelolaan data statistik desa.
Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPS dalam mendorong digitalisasi data di tingkat akar rumput. Pemanfaatan data yang tepat dinilai mampu mempercepat efektivitas program pemberdayaan masyarakat serta memastikan bantuan sosial atau pembangunan infrastruktur tepat sasaran berdasarkan basis data yang valid.
Program Desa Cinta Statistik sendiri merupakan inisiatif strategis dari BPS untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan perangkat desa dalam mengelola data. Melalui program ini, pemerintah desa didorong untuk tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga mampu menganalisis dan menyajikannya sebagai landasan dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).






