Dalam forum Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa ketahanan nasional merupakan elemen fundamental yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya mewujudkan stabilitas dan ketahanan global. Indonesia memandang bahwa kemampuan sebuah negara dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas internalnya akan menjadi modal utama untuk berkontribusi secara aktif dalam menjaga perdamaian dunia.
Indonesia menekankan bahwa tantangan global yang semakin kompleks saat ini memerlukan sinergi antarnegara yang kuat. Namun, sinergi tersebut hanya dapat terwujud apabila masing-masing negara memiliki fondasi ketahanan yang kokoh di dalam negerinya sendiri. Dengan demikian, penguatan ketahanan nasional diposisikan bukan sekadar sebagai kepentingan domestik, melainkan sebagai langkah strategis untuk mendukung terciptanya ekosistem global yang lebih aman dan tangguh.
Lebih lanjut, Indonesia mengajak komunitas internasional untuk saling mendukung dalam memperkuat ketahanan masing-masing negara melalui kolaborasi yang inklusif. Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari ketahanan ekonomi, pangan, energi, hingga keamanan. Dengan memperkuat pilar-pilar tersebut, Indonesia optimis bahwa dunia dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai krisis yang mungkin muncul di masa depan.
Sebagai salah satu negara dengan populasi besar dan posisi geografis strategis, Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam diplomasi multilateral. Penekanan pada ketahanan nasional ini menjadi refleksi dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, di mana stabilitas dalam negeri menjadi prasyarat utama untuk dapat memberikan dampak positif bagi tatanan dunia.






