Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah mengupayakan perbaikan infrastruktur pendidikan di wilayahnya dengan mengajukan bantuan revitalisasi kepada pemerintah pusat. Langkah ini diambil guna menangani sejumlah bangunan sekolah yang kondisinya telah mengalami kerusakan kategori berat.
Upaya pengajuan bantuan ini menjadi prioritas pemerintah provinsi untuk memastikan bahwa fasilitas belajar mengajar tetap layak dan aman digunakan oleh para siswa. Kerusakan berat pada bangunan sekolah dinilai dapat menghambat proses transformasi pendidikan serta mengancam keselamatan warga sekolah jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap bantuan revitalisasi ini dapat terealisasi dalam waktu dekat. Fokus utama dari program ini adalah pemugaran total atau perbaikan menyeluruh terhadap ruang kelas dan fasilitas pendukung lainnya yang sudah tidak layak pakai, sehingga standar pelayanan minimal pendidikan di Jawa Timur dapat terpenuhi.
Kondisi sarana prasarana yang memadai dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam penganggaran rehabilitasi bangunan sekolah menjadi sangat krusial agar tidak ada kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah di Jawa Timur.






