Terdakwa Tifauziah Tyassuma, yang lebih dikenal dengan sapaan Dokter Tifa, memberikan tanggapan kritis terhadap pernyataan yang disampaikan oleh aktivis senior Beathor Suryadi. Fokus utama dari perhatian Dokter Tifa adalah mengenai penjelasan Beathor terkait dokumen pendidikan Presiden Joko Widodo.
Dalam pernyataannya, Dokter Tifa menilai bahwa informasi yang dipaparkan oleh Beathor Suryadi mengenai keabsahan atau detail dokumen pendidikan Jokowi merupakan hal yang mengejutkan. Ia memberikan penekanan bahwa klaim tersebut memiliki implikasi yang serius dan ia menggambarkan situasi tersebut dengan kata 'mengerikan'.
Diskusi ini muncul setelah Beathor Suryadi memberikan analisis atau penjelasan mengenai dokumen pendidikan sang presiden, yang kemudian memicu reaksi dari Dokter Tifa. Hingga saat ini, perdebatan mengenai dokumen administrasi dan latar belakang pendidikan pejabat publik sering kali menjadi topik yang hangat diperbincangkan di ruang publik, terutama ketika melibatkan sosok pemimpin negara.
Dokter Tifa sendiri dikenal sering melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah dan berbagai kebijakan publik. Keterlibatannya dalam menyoroti klaim Beathor Suryadi menunjukkan bahwa isu mengenai transparansi dokumen pribadi pejabat negara masih menjadi perhatian bagi sebagian kalangan aktivis dan pengamat sosial di Indonesia.






