Hasil terbaru dari Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2025 mengungkapkan tren yang konsisten dalam kemampuan numerasi siswa di tingkat global. Dalam laporan tersebut, wilayah Asia Timur kembali menunjukkan dominasi yang sangat kuat, khususnya dalam bidang matematika.
Berdasarkan data yang dirilis, China berhasil menempati posisi puncak sebagai negara dengan skor tertinggi di dunia. Capaian luar biasa ini terlihat dari perolehan skor sebesar 612, yang menempatkan sistem pendidikan mereka di atas berbagai negara maju lainnya dalam hal penguasaan konsep matematika.
Keberhasilan China dalam memimpin peringkat matematika dunia ini mencerminkan efektivitas metode pembelajaran dan standar kurikulum yang diterapkan di negara tersebut. Hasil PISA tidak hanya mengukur kemampuan menghitung, tetapi juga bagaimana siswa mampu menerapkan pengetahuan matematika mereka untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata.
Dominasi Asia Timur dalam laporan ini mengindikasikan adanya budaya akademik yang kuat serta investasi besar dalam pengembangan kualitas pengajaran sains dan matematika. Hal ini mempertegas posisi kawasan tersebut sebagai pusat keunggulan pendidikan global, terutama dalam disiplin ilmu yang menjadi fondasi bagi perkembangan teknologi dan inovasi masa depan.






