Sektor energi terbarukan kembali menjadi sorotan dalam ajang internasional 6th Palm Biodiesel Conference 2026. Acara strategis yang membahas masa depan bahan bakar nabati ini diselenggarakan di Bali pada 17 hingga 18 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, PMSol menunjukkan eksistensinya dengan hadir bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Group. Keikutsertaan kedua entitas ini menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pengembangan dan implementasi biodiesel berbasis minyak sawit sebagai solusi energi yang lebih ramah lingkungan.
Konferensi ini menjadi wadah penting bagi para pelaku industri, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk bertukar pikiran mengenai inovasi teknologi serta tantangan dalam rantai pasok biodiesel. Kehadiran PMSol dan PTK Group diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam diskusi mengenai efisiensi distribusi dan optimalisasi penggunaan energi terbarukan di Indonesia.
Keterlibatan aktif dalam forum berskala global seperti ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk terus beradaptasi dengan standar keberlanjutan internasional. Dengan fokus pada pengembangan energi hijau, kolaborasi antara PMSol dan PTK Group diproyeksikan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemimpin pasar biodiesel dunia.
Sebagai informasi, biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang berasal dari minyak nabati atau lemak hewani yang diproses melalui transesterifikasi. Indonesia, sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, memiliki peran sentral dalam pengembangan industri ini melalui berbagai program mandat pencampuran biodiesel, seperti B35 atau B40, guna mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil serta menekan emisi karbon di sektor transportasi.






