Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) memberikan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan ketersediaan protein hewani dari laut. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menegaskan bahwa ikan akan menjadi salah satu menu wajib yang disajikan kepada para penerima manfaat program tersebut.
Berdasarkan rencana yang disusun, menu ikan dijadwalkan akan muncul sebanyak dua kali dalam satu minggu. Langkah ini diambil untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang optimal, terutama omega-3 dan protein tinggi yang terkandung dalam ikan, guna mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif mereka.
Didit menjelaskan bahwa pemilihan ikan sebagai menu rutin bukan tanpa alasan. Selain ketersediaannya yang melimpah di Indonesia sebagai negara kepulauan, ikan dianggap sebagai sumber pangan bergizi yang terjangkau dan efektif untuk mencegah masalah kekurangan gizi kronis pada anak.
KemenKP berkomitmen untuk mengawal distribusi dan kualitas bahan baku ikan yang digunakan dalam program MBG. Hal ini dilakukan agar standar gizi tetap terjaga dan konsumsi ikan di masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meningkat secara signifikan melalui intervensi program pemerintah ini.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Fokus utama dari program ini adalah menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah melalui penyediaan makanan sehat yang memenuhi standar kecukupan gizi harian.






