EwasteRJ menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upaya meningkatkan tata kelola limbah elektronik di Indonesia. Fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan purwarupa Dismantling Hub, sebuah pusat pembongkaran komponen elektronik yang dirancang secara sistematis.
Pengembangan Dismantling Hub ini bertujuan untuk menguji berbagai metode pembongkaran perangkat elektronik yang efektif dan efisien. Melalui fasilitas ini, kedua lembaga ingin memetakan teknik pemisahan komponen yang tepat agar material berbahaya dapat dikelola dengan aman, sementara material yang masih bernilai ekonomi dapat dipulihkan kembali.
Selain aspek teknis, inisiatif ini memiliki misi sosial yang kuat, yakni melakukan formalisasi terhadap para pekerja di sektor limbah elektronik. Selama ini, banyak pekerja informal yang menangani e-waste tanpa standar keselamatan kerja yang memadai. Dengan adanya sistem kerja yang terstandarisasi dari Dismantling Hub, diharapkan para pekerja dapat beralih ke sektor formal dengan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja yang lebih baik.
Sistem kerja yang dikembangkan melalui purwarupa ini nantinya diproyeksikan untuk dapat direplikasi atau diterapkan di berbagai wilayah lain di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengelolaan limbah elektronik yang terintegrasi, mulai dari pengumpulan, pembongkaran, hingga pengolahan akhir yang ramah lingkungan.
Limbah elektronik atau e-waste merupakan salah satu jenis sampah yang paling cepat pertumbuhannya seiring dengan meningkatnya konsumsi perangkat teknologi digital. Jika tidak dikelola dengan benar, komponen seperti timbal, merkuri, dan kadmium yang terkandung dalam perangkat elektronik dapat mencemari tanah dan sumber air, sehingga mengancam kesehatan masyarakat serta kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.






