Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengungkapkan optimisme terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, turnamen ini memiliki potensi besar untuk mendorong perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara secara signifikan.
Kehadiran kompetisi resmi di bawah naungan FIFA ini diharapkan dapat memberikan standar baru dalam pengelolaan turnamen di tingkat regional. Dengan adanya dukungan dan supervisi dari badan sepak bola dunia tersebut, kualitas kompetisi diyakini akan meningkat, baik dari sisi teknis permainan maupun manajemen penyelenggaraan.
Lebih lanjut, Erick Thohir menilai bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana bagi tim nasional di Asia Tenggara untuk mengukur kemampuan mereka dalam standar internasional. Hal ini dipandang penting guna memacu peningkatan performa para pemain dan pelatih agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, seperti di tingkat Asia maupun dunia.
Keterlibatan FIFA dalam ASEAN Cup 2026 juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan infrastruktur sepak bola dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di negara-negara peserta. Sinergi antara federasi sepak bola nasional dengan FIFA diharapkan mampu menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih profesional dan berkelanjutan di kawasan.
Secara umum, wilayah Asia Tenggara memang dikenal memiliki basis penggemar sepak bola yang sangat besar dan fanatik. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi adalah konsistensi prestasi di level global. Dengan adanya turnamen terstruktur seperti ASEAN Cup yang didukung oleh FIFA, diharapkan terjadi akselerasi kualitas permainan yang dapat mengangkat martabat sepak bola kawasan di mata dunia.





