Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan sinyal kuat untuk kembali menyelenggarakan turnamen FIFA ASEAN Cup di masa mendatang. Ketertarikan ini muncul setelah melihat potensi dan antusiasme yang tinggi terhadap kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstörm, mengungkapkan bahwa pihaknya merasa sangat puas dengan pelaksanaan turnamen tersebut. Bahkan, ia secara terbuka mengisyaratkan bahwa FIFA merasa 'ketagihan' untuk mengulang kembali kesuksesan acara ini dalam skala yang lebih teratur.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan sepak bola di wilayah ini, FIFA kini tengah mengkaji proyek jangka panjang untuk menjadikan ASEAN Cup sebagai agenda rutin. Rencana yang sedang digodok adalah menyelenggarakan kompetisi tersebut setiap empat tahun sekali, serupa dengan format turnamen besar dunia seperti Piala Dunia.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan standar kompetisi serta kualitas permainan para pemain di negara-negara anggota ASEAN. Dengan adanya turnamen resmi yang didukung langsung oleh FIFA, diharapkan ekosistem sepak bola di Asia Tenggara dapat berkembang lebih pesat dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat internasional.
Kawasan Asia Tenggara memang dikenal memiliki basis penggemar sepak bola yang sangat fanatik. Dukungan masif dari suporter di negara-negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam menjadi salah satu daya tarik utama bagi FIFA untuk terus berinvestasi dalam pengembangan kompetisi regional di wilayah ini.





