Founder sekaligus CEO Hive Five, Dr. Sabar L. Tobing, memberikan perspektif kritis mengenai dunia kerja saat memberikan kuliah umum di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa reputasi atau nama besar sebuah perguruan tinggi bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan seseorang ketika terjun ke dunia profesional.
Menurut Dr. Sabar, banyak lulusan yang terlalu mengandalkan nama besar kampus mereka, padahal dunia kerja menuntut hal yang lebih nyata daripada sekadar ijazah dari institusi ternama. Ia menilai bahwa faktor internal dalam diri individu jauh lebih berpengaruh terhadap jenjang karier dibandingkan dengan label institusi tempat mereka menimba ilmu.
Ada beberapa poin utama yang menjadi sorotan Dr. Sabar dalam kuliah umum tersebut. Pertama adalah kompetensi, yakni kemampuan nyata dalam menguasai bidang yang ditekuni. Kedua adalah integritas, yang menjadi fondasi moral dalam bekerja. Selain itu, pola pikir (mindset) yang terbuka serta semangat pantang menyerah untuk terus berkembang menjadi modal krusial yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa sebelum lulus.
Ia menegaskan bahwa kemauan untuk terus berjuang dan belajar tanpa henti adalah bekal utama dalam membangun masa depan yang cerah. Dengan kombinasi antara keterampilan teknis, kejujuran, dan mentalitas pembelajar, seorang lulusan akan lebih mampu bersaing dan bertahan di tengah dinamika dunia profesional yang semakin kompetitif.
Universitas Sumatera Utara sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera. Sebagai institusi pendidikan, USU berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui berbagai program studi dan kegiatan akademik. Isu mengenai relevansi kurikulum kampus dengan kebutuhan industri saat ini memang menjadi tantangan umum bagi banyak universitas di Indonesia guna memastikan lulusannya memiliki daya saing tinggi di pasar kerja.






