Masyarakat di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kini tengah berfokus pada pemulihan infrastruktur pemukiman mereka. Langkah ini dilakukan menyusul peristiwa kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah adat di kawasan tersebut.
Proses pembangunan kembali rumah-rumah adat yang rusak dilakukan secara swadaya oleh warga setempat. Semangat gotong royong menjadi motor utama dalam upaya pemulihan ini, di mana penduduk saling membantu untuk memastikan hunian tradisional mereka dapat berdiri kembali seperti sediakala.
Penggunaan material bangunan tetap mengacu pada pakem tradisional yang telah turun-temurun diterapkan di Kampung Sade. Hal ini dilakukan untuk menjaga autentisitas dan nilai budaya yang melekat pada arsitektur rumah adat mereka, sehingga identitas kampung tradisional tersebut tetap terjaga meskipun sempat tertimpa musibah.
Upaya pembangunan mandiri ini menunjukkan ketangguhan warga dalam menghadapi bencana, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian warisan leluhur bagi masyarakat Sade. Dengan kerja keras kolektif, diharapkan rumah-rumah adat yang terbakar dapat segera selesai dibangun agar aktivitas harian dan fungsi sosial masyarakat dapat kembali normal.






