Tim penyelam gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah tambahan dari korban kecelakaan kapal KM Virgo pada hari ke-17 proses pencarian. Penemuan ini menjadi titik terang dalam operasi penyelamatan yang telah berlangsung selama lebih dari dua minggu tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi dari Basarnas, proses evakuasi dilakukan dengan penuh ketelitian oleh tim penyelam yang menyisir area lokasi kejadian. Meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan, koordinasi antarunit penyelamat memungkinkan penemuan ketiga korban tersebut sehingga dapat segera dibawa ke daratan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Basarnas hingga tim gabungan lainnya yang bekerja secara intensif. Fokus utama operasi adalah menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi terendapnya korban akibat kecelakaan laut yang menimpa KM Virgo.
Keluarga korban kini menunggu hasil identifikasi resmi untuk memastikan identitas ketiga jenazah yang baru saja ditemukan. Pihak berwenang terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh korban kecelakaan dapat ditemukan dan dipulangkan kepada keluarga masing-masing.
Kecelakaan laut merupakan salah satu risiko transportasi air yang sering terjadi di wilayah kepulauan Indonesia. Faktor cuaca ekstrem, kerusakan teknis kapal, hingga kelalaian prosedur keselamatan sering menjadi penyebab utama tragedi serupa. Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap kelaikan kapal serta kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran menjadi krusial untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa dalam transportasi laut.






