Pemerintah Iran secara resmi telah mengajukan pengaduan kepada Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) guna memprotes berbagai pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Langkah diplomatik ini diambil sebagai respons atas kebijakan Washington yang dinilai menghambat operasional sektor penerbangan di Iran.
Tehran menyatakan bahwa pembatasan yang diterapkan oleh Amerika Serikat telah memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas udara mereka. Oleh karena itu, Iran berupaya melalui jalur internasional untuk memulihkan kembali berbagai rute penerbangan serta jadwal penerbangan yang saat ini dalam status ditangguhkan.
Upaya pengaduan ke ICAO ini menjadi bagian dari strategi Iran untuk mendapatkan legitimasi internasional dalam menuntut penghapusan hambatan teknis dan regulasi yang menghambat industri aviasi mereka. Pihak Iran berharap adanya intervensi atau mediasi dari organisasi penerbangan dunia tersebut agar layanan transportasi udara dapat kembali normal dan aksesibilitas penerbangan internasional dapat ditingkatkan kembali.
Sebagai informasi tambahan, ICAO merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab dalam menetapkan standar dan regulasi internasional untuk keselamatan, keamanan, dan efisiensi penerbangan sipil global. Perselisihan mengenai hak lintas udara dan sanksi ekonomi sering kali menjadi isu kompleks dalam dunia aviasi, mengingat standar keselamatan penerbangan internasional harus tetap terjaga meskipun terjadi ketegangan politik antarnegara.






