Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menyampaikan pesan mendalam kepada para pemain skuad Garuda menjelang pertandingan penting dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Menghadapi tim nasional Bangladesh, Herdman menekankan pentingnya membawa semangat penghormatan bagi para korban tragedi Kanjuruhan ke dalam lapangan hijau.
Menurut Herdman, laga melawan Bangladesh bukan sekadar pertarungan memperebutkan poin atau kemenangan teknis semata, melainkan sebuah momen untuk menunjukkan empati dan solidaritas. Ia berharap para pemain dapat menjadikan kenangan pahit dari tragedi Kanjuruhan sebagai motivasi tambahan untuk bermain dengan penuh dedikasi dan kehormatan.
Pelatih asal Inggris tersebut menginginkan agar seluruh elemen tim nasional tidak melupakan peristiwa duka yang pernah melanda dunia sepak bola tanah air. Dengan membawa misi penghormatan ini, diharapkan mentalitas para pemain semakin kuat dan mampu memberikan performa terbaik mereka demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Kesiapan fisik dan strategi tentu menjadi fokus utama dalam menghadapi Bangladesh, namun aspek psikologis dan nilai kemanusiaan menjadi penekanan khusus dari Herdman kali ini. Hal ini dipandang sebagai langkah penting untuk menyatukan visi tim agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan kepedulian terhadap sesama pecinta sepak bola.
Tragedi Kanjuruhan merupakan salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah olahraga Indonesia yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. Peristiwa ini memicu evaluasi besar-besaran terhadap standar keamanan stadion di Indonesia serta mendorong reformasi manajemen pertandingan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.





