Dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Listyo Sigit, terlihat hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran Listyo Sigit dalam momen kenegaraan tersebut menarik perhatian, mengingat posisinya sebagai salah satu tamu undangan sekaligus peserta upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
Kehadiran Listyo Sigit di tengah rangkaian kegiatan Presiden menjadi sorotan publik, terutama ketika di saat yang bersamaan, nama Suyudi muncul dalam proses fit and proper test untuk posisi Kapolri di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dinamika politik dan keamanan ini memperlihatkan bagaimana koordinasi antarlembaga dan proses seleksi kepemimpinan di tubuh Polri terus berjalan di tengah agenda kenegaraan yang padat.
Partisipasi Listyo Sigit dalam upacara tersebut menegaskan peran strategisnya dalam lingkaran pendampingan Presiden pada momen-momen penting nasional. Meskipun fokus perhatian terbagi antara pelaksanaan seremoni peringatan Pancasila dan proses politik di parlemen terkait pencalonan Kapolri, kehadiran para tokoh keamanan di sisi presiden menunjukkan stabilitas koordinasi dalam pemerintahan.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi serta memperkuat ideologi bangsa. Kehadiran berbagai pejabat tinggi negara dalam acara ini menjadi simbol kekompakan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai dasar negara di tengah berbagai tantangan organisasi dan transisi kepemimpinan di instansi kepolisian.






