Rencana pertunjukan musik dari penyanyi ternama asal Inggris, Ed Sheeran, diprediksi akan diwarnai oleh aksi unjuk rasa. Kelompok pendukung Palestina menyatakan niat mereka untuk mengepung lokasi konser guna menyampaikan aspirasi dan protes mereka.
Fokus utama dari aksi demonstrasi ini bukan tertuju pada sang musisi, melainkan pada lokasi penyelenggaraan acara. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Robert Kraft (Gillette Stadium) yang terletak di Foxborough. Pemilihan lokasi ini menjadi pemicu kemarahan para pengunjuk rasa karena pemilik stadion, Robert Kraft, dikenal sebagai seorang pebisnis yang memiliki sikap pro-Israel.
Para aktivis pro-Palestina menilai bahwa penggunaan fasilitas milik sosok yang mendukung Israel sebagai tempat acara besar merupakan hal yang tidak dapat diterima. Oleh karena itu, mereka mengorganisir massa untuk hadir di sekitar area stadion guna memberikan tekanan moral dan menarik perhatian publik terhadap isu kemanusiaan yang sedang terjadi di Palestina.
Hingga saat ini, pihak penyelenggara konser maupun manajemen Ed Sheeran belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana aksi protes tersebut. Namun, situasi ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh isu geopolitik global terhadap berbagai sektor industri hiburan, di mana lokasi dan afiliasi pemilik tempat acara kini menjadi perhatian serius bagi sebagian kelompok masyarakat.






