Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diambil menyusul laporan mengenai meninggalnya seorang pegawai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Vanreko Varkas Bagaskara, saat menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil).
Kejadian tragis ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah, mengingat program Komcad dirancang untuk memperkuat pertahanan negara dengan melibatkan warga sipil, termasuk ASN, dalam pelatihan militer dasar. Kemhan berkomitmen untuk meninjau kembali prosedur pelaksanaan, standar keamanan, serta kondisi fisik peserta guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai risiko kesehatan dan ketahanan fisik para peserta Latsarmil. Dengan demikian, proses seleksi dan pengawasan selama pelatihan dapat diperketat agar sesuai dengan kapasitas fisik masing-masing individu, tanpa mengesampingkan tujuan utama dari pelatihan bela negara tersebut.
Kematian Vanreko Varkas Bagaskara menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko dalam setiap program pelatihan fisik yang intensif. Pihak kementerian terkait kini tengah berkoordinasi untuk mendalami penyebab pasti kematian korban serta memastikan seluruh protokol keselamatan telah dijalankan sesuai prosedur yang berlaku selama masa pelatihan.






