Aktor Dito Darmawan membagikan pengalaman unik sekaligus menantang saat terlibat dalam proyek film terbarunya yang berjudul 'Conjurig'. Dalam karya sinema tersebut, Dito dipercaya untuk memerankan karakter hantu ikonik asal Indonesia, yakni pocong.
Menjadi seorang cosplayer atau pemeran makhluk halus dalam produksi film horor tentu memberikan beban tersendiri. Dito mengungkapkan bahwa peran sebagai pocong tidaklah mudah, mengingat keterbatasan ruang gerak yang harus dihadapi selama proses syuting berlangsung. Kostum yang membungkus seluruh tubuh dengan ketat mengharuskannya untuk beradaptasi dengan situasi fisik yang tidak nyaman demi menghasilkan akting yang meyakinkan di depan kamera.
Selain kendala fisik, Dito juga menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan stamina saat harus berada di lokasi syuting dalam waktu yang lama dengan kostum tersebut. Tantangan ini menjadi bagian dari proses kreatifnya untuk memberikan performa terbaik agar sosok pocong dalam film 'Conjurig' dapat memberikan efek menyeramkan bagi para penonton nantinya.
Keterlibatan Dito dalam film ini menunjukkan dedikasinya dalam mengeksplorasi berbagai peran, termasuk peran yang menuntut ketahanan fisik tinggi. Meskipun penuh tantangan, pengalaman memerankan sosok pocong ini menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya di industri hiburan tanah air.
Film horor di Indonesia memang memiliki akar yang kuat dengan mengangkat mitos-mitos lokal dan makhluk halus yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Sosok pocong, bersama dengan kuntilanak, telah menjadi elemen klasik yang hampir selalu hadir dalam berbagai produksi film misteri nusantara karena dianggap mampu memberikan teror psikologis yang efektif bagi penonton lokal.






