Nasional

Kritik Terhadap Pelatihan Militer bagi ASN: Dianggap Tidak Relevan di Era Modern

Kritik Terhadap Pelatihan Militer bagi ASN: Dianggap Tidak Relevan di Era Modern

Kritik tajam muncul terkait kebijakan pemberian pelatihan militer bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Peneliti Made Supriatma secara tegas mengecam langkah militerisasi terhadap pegawai sipil tersebut, terutama setelah munculnya laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dalam program Komponen Cadangan (Komcad).

Menurut Made, pendekatan pelatihan militer bagi pegawai pemerintah sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah era yang mengedepankan teknologi dan inovasi, pola pikir serta keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang abdi negara seharusnya lebih diarahkan pada peningkatan kompetensi profesional dan adaptasi digital, bukan pada pelatihan fisik atau taktik militer.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemisahan antara peran sipil dan militer harus tetap dijaga dengan jelas. Upaya memasukkan unsur militer ke dalam struktur birokrasi sipil dikhawatirkan justru akan menghambat fleksibilitas dan kreativitas dalam pelayanan publik yang seharusnya berbasis pada pendekatan humanis dan efisiensi administratif.

Kematian siswa Komcad menjadi titik balik yang memperkuat argumen bahwa risiko fisik dalam pelatihan militer tidak sebanding dengan manfaat yang ingin dicapai bagi pegawai sipil. Oleh karena itu, peninjauan kembali terhadap kebijakan pelatihan semacam ini dianggap mendesak agar pemerintah dapat lebih fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern.

#ASN#Pelatihan Militer#Komcad#Birokrasi#Sumber Daya Manusia

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →