Sebanyak 270 siswa Sekolah Rakyat yang berada di wilayah Kabupaten Lebak, Banten, kini memulai perjalanan akademik mereka dengan penuh semangat. Para siswa tersebut secara resmi mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipusatkan di gedung permanen kawasan Panggarangan.
Kegiatan MPLS ini menjadi momen penting bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar mereka. Dengan adanya fasilitas gedung permanen, proses pengenalan sekolah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan rasa nyaman bagi para peserta didik dalam memulai tahun ajaran baru.
Pelaksanaan MPLS ini tidak hanya sekadar rutinitas administratif tahunan, tetapi juga menjadi simbol peningkatan kualitas sarana pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Lebak. Penggunaan gedung permanen di Panggarangan menandai babak baru bagi Sekolah Rakyat dalam memberikan akses pendidikan yang lebih layak dan terstruktur bagi anak-anak di daerah tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa diberikan berbagai arahan mengenai tata tertib sekolah, pengenalan tenaga pengajar, hingga pemetaan fasilitas yang tersedia di gedung baru. Hal ini bertujuan agar siswa dapat segera membaur dengan lingkungan sosial sekolah dan memiliki motivasi belajar yang tinggi sejak hari pertama masuk sekolah.
Ketersediaan infrastruktur pendidikan yang memadai di wilayah perdesaan seperti Panggarangan menjadi kunci utama dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan minat baca serta tulis di tingkat dasar. Dengan fasilitas yang lebih permanen, kegiatan belajar mengajar diharapkan tidak lagi terkendala oleh masalah sarana prasarana yang sebelumnya mungkin terbatas.






