Perjuangan pasangan ganda putra tenis Indonesia, Lucky Kurniawan dan Gunawan Trismuwantara, harus berakhir di ajang Asian Games Aichi-Nagoya. Keduanya dipastikan gagal melaju lebih jauh setelah terhenti pada babak putaran kedua.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi duo ganda putra tersebut yang sebelumnya diharapkan dapat memberikan kontribusi medali bagi kontingen Indonesia. Meskipun telah memberikan perlawanan maksimal di lapangan, Lucky dan Gunawan belum mampu mengamankan tiket menuju babak selanjutnya.
Kegagalan di putaran kedua ini menutup peluang bagi pasangan tersebut untuk bersaing memperebutkan podium tertinggi di nomor ganda putra. Fokus tim tenis Indonesia kini beralih untuk memberikan dukungan penuh kepada atlet lainnya yang masih berjuang di kategori berbeda guna mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Tenis merupakan salah satu cabang olahraga yang rutin dipertandingkan dalam Asian Games, di mana persaingan antarnegara Asia, terutama dari kekuatan besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, selalu menjadi tantangan berat bagi atlet Indonesia. Keikutsertaan dalam ajang multi-event terbesar di Asia ini menjadi barometer penting bagi perkembangan prestasi tenis nasional dalam menghadapi kompetisi tingkat dunia.





