Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan respons positif terhadap pengusulan Suyudi Ario Seto untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan, menyatakan bahwa kehadiran Suyudi dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap penguatan kinerja institusi Polri ke depan.
Menurut Edi, rekam jejak dan kompetensi yang dimiliki oleh Suyudi Ario Seto menjadi alasan utama mengapa sosoknya dianggap tepat untuk memperkuat struktur organisasi Polri. Lemkapi memandang bahwa dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks, Polri membutuhkan pemimpin yang memiliki visi strategis serta kemampuan eksekusi yang mumpuni di lapangan.
Lebih lanjut, Edi Saputra Hasibuan menekankan bahwa penguatan kinerja Polri bukan sekadar soal pergantian personel, melainkan tentang bagaimana menempatkan figur yang mampu membawa inovasi dan perbaikan sistemik. Dengan kapabilitas yang dimiliki Suyudi, diharapkan terdapat peningkatan efektivitas dalam koordinasi internal maupun dalam pelayanan publik yang diberikan oleh Polri kepada masyarakat.
Langkah pengusulan ini dipandang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk melakukan transformasi organisasi. Lemkapi berharap agar penunjukan figur-figur kompeten dapat mempercepat pencapaian target kinerja Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Sebagai institusi keamanan utama di Indonesia, Polri terus melakukan berbagai upaya transformasi melalui program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Transformasi ini bertujuan untuk mengubah pola kerja kepolisian menjadi lebih modern dan humanis, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan masyarakat akan transparansi dalam setiap proses hukum.






