Presiden Prabowo Subianto memberikan kepercayaan baru kepada Luky Alfirman untuk mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan. Penunjukan ini menandai kembalinya Luky ke jajaran pimpinan Kementerian Keuangan setelah sebelumnya sempat meninggalkan posisi strategis di lembaga tersebut.
Luky Alfirman sebelumnya dikenal menduduki posisi penting sebagai Direktur Jenderal Anggaran. Namun, dalam dinamika organisasi di kementerian tersebut, ia sempat dicopot dari jabatannya oleh Purbaya. Meski sempat mengalami pergeseran posisi, rekam jejak dan kompetensi Luky tampaknya tetap menjadi pertimbangan utama bagi Presiden Prabowo dalam menyusun struktur pemerintahan saat ini.
Kembalinya Luky ke Kementerian Keuangan dengan jabatan sebagai Wakil Menteri diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pengelolaan fiskal negara. Sebagai sosok yang memiliki pengalaman mendalam di bidang anggaran, peran Luky menjadi sangat krusial dalam mendukung strategi ekonomi pemerintah, terutama dalam memastikan efektivitas belanja negara dan stabilitas anggaran di tengah tantangan ekonomi global.
Penunjukan ini juga dipandang sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan pengalaman teknis di level direktorat jenderal dengan kebijakan politik ekonomi di level kementerian. Dengan dukungan penuh dari Presiden, Luky Alfirman kini memiliki tanggung jawab besar untuk mendampingi Menteri Keuangan dalam mengelola keuangan negara demi mencapai target pembangunan nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo.






