Rifyan Ridwan Saleh secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Langkah politik organisasi ini ditandai dengan sebuah deklarasi terbuka yang dilakukan bersamaan dengan peluncuran karya tulis terbarunya.
Dalam kesempatan tersebut, Rifyan memperkenalkan buku karyanya yang berjudul 'HMI in The Future: Gagasan, Arah Baru, dan Peran Strategis HMI di Indonesia Masa Depan'. Buku ini tidak hanya sekadar karya literasi, tetapi juga menjadi representasi dari visi dan misi yang ingin ia bawa jika nantinya terpilih memimpin organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Melalui buku tersebut, Rifyan memaparkan berbagai pemikiran kritis mengenai arah gerak organisasi di masa depan. Ia menekankan pentingnya peran strategis HMI dalam menjawab tantangan zaman serta bagaimana organisasi ini harus memposisikan diri di tengah dinamika sosial dan politik Indonesia yang terus berkembang.
Deklarasi ini menjadi sinyal kuat mengenai persaingan dalam perebutan kursi kepemimpinan PB HMI. Dengan mengusung gagasan yang tertuang dalam bukunya, Rifyan berharap dapat membawa perubahan positif dan memberikan arah baru bagi pengembangan kader serta kontribusi nyata organisasi bagi kemajuan bangsa.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sendiri merupakan salah satu organisasi mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak tokoh-tokoh intelektual serta pemimpin nasional. Sebagai organisasi yang berbasis pada nilai keislaman dan keindonesiaan, HMI memiliki peran signifikan dalam proses demokratisasi serta pengembangan pemikiran kritis mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di seluruh penjuru tanah air.






