Klub raksasa Liga Inggris, Manchester City, kini tengah menghadapi tekanan besar setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan keuangan. Keputusan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk mantan pemain dan legenda Liverpool, Jamie Carragher, yang memberikan kritik tajam terhadap situasi tersebut.
Carragher secara terbuka menyuarakan pendapatnya bahwa sanksi yang diberikan kepada Manchester City tidak boleh hanya sekadar denda atau pengurangan poin ringan. Menurutnya, tindakan yang paling tepat dan adil adalah dengan mencabut seluruh gelar juara yang telah diraih oleh The Citizens selama periode terjadinya pelanggaran aturan keuangan tersebut.
Bagi Carragher, integritas kompetisi harus dijaga dengan memberikan hukuman yang memberikan efek jera. Ia menilai bahwa keuntungan kompetitif yang diperoleh klub melalui pelanggaran regulasi keuangan seharusnya dianulir sepenuhnya, sehingga prestasi yang dicapai selama masa tersebut dianggap tidak sah.
Kasus ini menjadi sorotan tajam bagi dunia sepak bola Inggris, mengingat dominasi Manchester City dalam beberapa musim terakhir. Perdebatan mengenai keadilan dalam kompetisi kini bergeser pada bagaimana otoritas liga menerapkan sanksi yang konsisten terhadap klub-klub yang terbukti melanggar aturan Financial Fair Play atau regulasi profitabilitas dan keberlanjutan.





