Produsen mobil mewah asal Italia, Maserati, dilaporkan tengah memperkuat langkah strategisnya dalam pasar kendaraan listrik (EV). Perusahaan ini kini mempercepat kolaborasi dengan raksasa teknologi China, Huawei, serta produsen otomotif JAC untuk mengembangkan model SUV dan Grand Tourer (GT) listrik generasi terbaru.
Kemitraan strategis ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi canggih serta penggunaan sasis buatan China. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Maserati untuk mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan mengintegrasikan keahlian teknologi dari Huawei dan kapasitas manufaktur JAC, Maserati optimistis dapat menghadirkan kendaraan yang lebih kompetitif di pasar global.
Selain peningkatan aspek teknis, kolaborasi lintas negara ini diproyeksikan mampu menekan biaya pengembangan dan produksi secara signifikan. Hal ini menjadi krusial bagi Maserati dalam menghadapi persaingan ketat di industri otomotif listrik yang kini berkembang pesat, terutama dalam menghadirkan fitur-fitur cerdas dan performa tinggi yang menjadi standar baru kendaraan masa depan.
Langkah Maserati ini mencerminkan tren global di mana banyak merek otomotif mewah Eropa mulai melirik ekosistem industri otomotif China. China saat ini menjadi pemimpin dunia dalam produksi baterai dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, sehingga kerja sama semacam ini dianggap sebagai jalan pintas untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi mewah.






