Klub sepak bola asal Italia, Parma, secara resmi mengumumkan keputusan mereka untuk memberhentikan Carlos Cuesta dari posisi pelatih kepala. Langkah tegas ini diambil manajemen klub setelah melalui proses evaluasi terhadap kinerja tim di bawah kepemimpinan Cuesta.
Carlos Cuesta telah mengemban tanggung jawab sebagai nakhoda tim selama satu setengah tahun terakhir. Selama periode tersebut, ia diharapkan mampu membawa Parma mencapai target yang telah ditetapkan oleh manajemen klub di kompetisi Liga Italia. Namun, hasil yang diraih dianggap belum memenuhi ekspektasi internal klub, sehingga pemecatan menjadi opsi terakhir yang diambil oleh pihak manajemen.
Keputusan ini menandai berakhirnya era Cuesta di klub tersebut. Hingga saat ini, pihak Parma belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Cuesta untuk memimpin tim di pertandingan-pertandingan mendatang. Fokus utama klub kini adalah mencari sosok pelatih baru yang mampu memberikan stabilitas dan meningkatkan performa tim di papan klasemen.
Parma sendiri merupakan salah satu klub bersejarah di Italia yang memiliki basis penggemar besar. Seperti banyak klub di kasta tertinggi sepak bola Italia, stabilitas di kursi kepelatihan seringkali menjadi tantangan besar. Pergantian pelatih di tengah musim atau periode tertentu merupakan hal yang lumrah terjadi di Liga Italia guna memicu perubahan momentum dan memperbaiki mentalitas pemain di lapangan.





