Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengambil langkah strategis dalam mendukung penguatan ekosistem industri chip di tanah air. Langkah ini dilakukan dengan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dari kalangan generasi muda yang dinilai memiliki potensi besar dalam menguasai teknologi mutakhir.
Fokus utama dari inisiatif ini adalah memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam rantai pasok komponen elektronik global, khususnya chip. Peruri memandang bahwa penguasaan teknologi semikonduktor memerlukan keahlian teknis yang spesifik dan adaptabilitas tinggi, sehingga penyiapan talenta muda menjadi kunci utama dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.
Melalui program pengembangan SDM ini, Peruri berkomitmen untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang desain dan produksi chip. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan sinergi antara kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga ahli lokal, sehingga ketergantungan terhadap komponen impor dapat dikurangi secara bertahap.
Selain pengembangan kapasitas individu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Peruri untuk melakukan diversifikasi bisnis. Dengan memperkuat fondasi teknologi melalui SDM yang unggul, Peruri optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun kedaulatan teknologi nasional, terutama dalam hal keamanan data dan infrastruktur digital yang menjadi basis dari berbagai layanan publik dan komersial di Indonesia.
Industri semikonduktor atau chip merupakan tulang punggung teknologi modern yang menggerakkan hampir seluruh perangkat elektronik, mulai dari ponsel pintar, laptop, hingga kendaraan listrik. Kebutuhan global akan chip yang terus meningkat menjadikan industri ini sangat strategis bagi pertumbuhan ekonomi digital suatu negara, mengingat peran chip sebagai otak dari seluruh sistem komputasi dan kecerdasan buatan.






