Sebanyak 25 kader Pasukan Inti (PASTI) Pagar Nusa telah resmi menjalani proses pembaiatan dan pengukuhan di wilayah Taichung, Taiwan, pada Minggu (27/9/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi dan militansi kader di lingkungan Pagar Nusa yang berada di mancanegara.
Proses pengukuhan ini menandai komitmen para kader untuk menjaga marwah organisasi serta menjalankan amanah sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan nilai-nilai yang diusung oleh Pagar Nusa. Kehadiran kader PASTI di Taiwan diharapkan dapat menjadi pilar kekuatan baru dalam mengayomi warga Nahdliyin serta mempererat tali silaturahmi antaranggota di perantauan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Nabil turut hadir dan memberikan pesan khusus kepada para kader yang baru saja dikukuhkan. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, serta loyalitas terhadap organisasi. Gus Nabil mengingatkan bahwa peran kader PASTI bukan sekadar tentang kekuatan fisik, melainkan juga tentang keteguhan hati dalam mengabdi dan menjaga akhlakul karimah di mana pun mereka berada.
Lebih lanjut, pengukuhan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan organisasi Pagar Nusa secara global. Dengan adanya kader-kader terlatih yang tersebar di berbagai negara, organisasi ini optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata, baik dalam aspek sosial maupun keagamaan, bagi masyarakat Indonesia yang bekerja maupun menempuh pendidikan di Taiwan.
Pagar Nusa sendiri merupakan badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU) yang berfokus pada pengembangan seni bela diri pencak silat. Organisasi ini tidak hanya menekankan pada keterampilan bela diri, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Sebagai salah satu organisasi bela diri terbesar di Indonesia, Pagar Nusa memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan lingkungan pesantren serta mendukung stabilitas nasional melalui penguatan karakter pemuda.






