PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berkomitmen untuk terus mendorong ekspansi pasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke kancah internasional. Sebagai langkah nyata, BRI berencana menggelar ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dengan target yang lebih ambisius dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu fokus utama dalam gelaran tahun depan adalah fasilitasi pertemuan bisnis atau business matching. BRI menargetkan sebanyak 33 negara dapat terlibat aktif dalam proses penjajakan kerja sama dengan para pelaku UMKM binaan mereka. Langkah ini diharapkan dapat membuka pintu ekspor yang lebih lebar bagi produk-produk lokal berkualitas tinggi agar mampu bersaing di pasar global.
Melalui kegiatan business matching ini, para pelaku UMKM tidak hanya sekadar memamerkan produk, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli atau mitra bisnis dari berbagai negara. Hal ini menjadi krusial untuk membangun kepercayaan buyer internasional terhadap standar kualitas dan kapasitas produksi UMKM Indonesia.
BRI memandang bahwa digitalisasi dan akses pasar merupakan dua kunci utama dalam meningkatkan kelas UMKM. Dengan menghubungkan pelaku usaha lokal dengan jaringan pasar internasional, BRI berupaya meningkatkan kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta memperkuat posisi produk Indonesia di mata dunia.
Sebagai lembaga keuangan dengan fokus utama pada pemberdayaan UMKM, BRI memiliki peran strategis dalam ekosistem ekonomi kerakyatan di Indonesia. Sektor UMKM sendiri merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang menyerap mayoritas tenaga kerja dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Upaya mendorong UMKM untuk 'naik kelas' melalui ekspor menjadi agenda penting guna mengurangi ketergantungan pada pasar domestik dan meningkatkan perolehan devisa negara.






