Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyatakan bahwa partainya kini tengah menggencarkan penguatan konsolidasi organisasi. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari persiapan jangka panjang dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029 mendatang.
Menurut Mardiono, proses konsolidasi ini dilaksanakan secara menyeluruh dan sistematis, dimulai dari struktur organisasi di tingkat pusat hingga menjangkau wilayah-wilayah di tingkat daerah. Fokus utama dari gerakan ini adalah memastikan seluruh elemen partai memiliki keselarasan visi dan misi dalam menjalankan roda organisasi.
Selain penguatan struktur, PPP juga memberikan perhatian serius pada aspek regenerasi kader. Partai berlambang Ka'bah ini berupaya melahirkan sosok-sosok pemimpin baru yang kompeten dan memiliki integritas untuk mengisi posisi strategis di masa depan. Regenerasi dianggap krusial agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman dan mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.
Melalui strategi konsolidasi dan regenerasi yang terukur, PPP menetapkan target ambisius untuk Pemilu 2029. Partai ini membidik perolehan suara dalam rentang 10 hingga 11 juta suara secara nasional. Target tersebut diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar partai serta memperluas representasi politik PPP di lembaga legislatif.
Upaya ini menjadi sinyal bahwa PPP ingin bangkit dan memperkuat basis massanya kembali. Dengan pembenahan internal yang solid, partai optimistis dapat menarik simpati pemilih yang lebih luas dan meningkatkan performa elektoral dibandingkan periode sebelumnya.






