Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) secara resmi membuka peluang bagi para mahasiswa di seluruh penjuru tanah air untuk menguji kemampuan dan kreativitas mereka melalui ajang PERURI Chip Hackathon 2026. Kompetisi ini dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan teknologi semikonduktor dan perangkat keras di Indonesia.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu memperkuat kemandirian teknologi bangsa. Melalui tantangan teknis yang diberikan, para peserta diharapkan dapat menciptakan solusi kreatif yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini, sekaligus mengasah keterampilan teknis mereka dalam merancang sistem chip yang efisien dan aman.
Langkah strategis ini diambil PERURI sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional. Dengan melibatkan talenta muda dari berbagai universitas, diharapkan akan muncul terobosan teknologi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif untuk meningkatkan kedaulatan digital Indonesia agar tidak terus-menerus bergantung pada teknologi impor.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri. Para mahasiswa yang berpartisipasi akan mendapatkan pengalaman berharga dalam menghadapi permasalahan nyata di lapangan, sehingga mereka lebih siap saat memasuki dunia kerja profesional di bidang teknologi tinggi.
Kedaulatan digital menjadi isu krusial bagi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam menghadapi era industri 4.0. Pengembangan chip atau semikonduktor merupakan komponen inti dari hampir seluruh perangkat elektronik modern, mulai dari ponsel pintar hingga sistem keamanan negara. Oleh karena itu, penguatan ekosistem riset dan pengembangan perangkat keras dalam negeri menjadi kunci utama agar Indonesia dapat bersaing secara global dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok teknologi luar negeri.






