Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan telah mengambil langkah antisipasi dengan menyiagakan unit khusus untuk mengawal proses evakuasi jenazah korban dari Kapal Virgo Transport 8. Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya korban di wilayah perairan Kalimantan Tengah.
Unit pengawalan tersebut dipersiapkan untuk memastikan proses pemulangan jenazah berjalan dengan lancar dan tertib. Pengawalan akan dilakukan secara intensif sepanjang jalur transportasi yang digunakan untuk membawa jenazah dari lokasi penemuan di Kalimantan Tengah menuju tempat peristirahatan terakhir atau keluarga di wilayah Kalimantan Selatan.
Kesiagaan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan kepastian keamanan dan kelancaran administrasi selama proses evakuasi berlangsung. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh protokol evakuasi dijalankan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga tidak terjadi hambatan di perjalanan.
Selain aspek pengawalan fisik, koordinasi antarwilayah antara Polda Kalimantan Selatan dan aparat keamanan di Kalimantan Tengah juga diperkuat. Hal ini penting mengingat jarak tempuh yang cukup jauh serta perlunya sinkronisasi data korban agar proses identifikasi dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dapat terlaksana dengan tepat dan cepat.
Kecelakaan laut di wilayah perairan Kalimantan sering kali menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat dan kepolisian karena kondisi geografis sungai dan laut yang kompleks. Pengawasan ketat terhadap keselamatan pelayaran serta koordinasi cepat antarwilayah administratif menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak dari insiden transportasi air yang terjadi di kawasan tersebut.






