Persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka kini kembali menjadi sorotan publik setelah muncul gugatan terkait keabsahan ijazahnya di Mahkamah Konstitusi (MK). Isu ini memicu perdebatan mengenai kualifikasi pendidikan sang wakil presiden terpilih dalam memenuhi persyaratan administratif yang ditetapkan undang-undang.
Menanggapi situasi tersebut, Dede Budhyarto memberikan kritik tajam terhadap sikap para pendukung Prabowo Subianto. Ia menilai adanya kejanggalan dalam respons basis massa pendukung yang cenderung memilih untuk bungkam dan tidak memberikan pembelaan atau klarifikasi yang kuat saat Gibran menghadapi gugatan tersebut. Menurut Dede, sikap diam ini menjadi tanda tanya besar di tengah dinamika politik yang sedang berlangsung.
Kritik ini muncul karena selama ini dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran sangat masif dan vokal dalam berbagai kampanye politik. Namun, ketika isu sensitif mengenai integritas dokumen pendidikan mencuat, terlihat adanya pergeseran reaksi yang dinilai kurang responsif dalam mengawal isu tersebut di ruang publik.
Kini, publik menunggu bagaimana tim hukum dan pihak terkait akan menjawab gugatan tersebut di persidangan MK. Kejelasan mengenai status pendidikan Gibran diharapkan dapat segera terungkap guna memberikan kepastian hukum serta mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai syarat pencalonan pemimpin nasional.






