Presiden terpilih Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumlah pejabat tinggi ekonomi negara di kediamannya yang berlokasi di Hambalang. Pertemuan tertutup tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan serta Gubernur Bank Indonesia, yang menunjukkan adanya koordinasi intensif antara pemimpin pemerintahan mendatang dengan otoritas moneter dan fiskal.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan berbagai isu ekonomi krusial. Meskipun detail pembicaraan tidak dipaparkan secara rinci kepada publik, kehadiran Menteri Keuangan dan Gubernur BI mengindikasikan bahwa fokus utama diskusi berkaitan dengan sinkronisasi kebijakan ekonomi makro, stabilitas keuangan negara, serta persiapan strategi fiskal untuk periode pemerintahan selanjutnya.
Langkah Prabowo mengumpulkan para pemegang kebijakan ekonomi ini dinilai sebagai upaya untuk memastikan transisi pemerintahan berjalan mulus, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Koordinasi antara pemerintah (fiskal) dan Bank Indonesia (moneter) menjadi kunci utama dalam menjaga nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi agar tetap terjaga.
Selain itu, pertemuan di Hambalang ini juga menjadi sinyal bahwa koordinasi lintas lembaga akan diperkuat guna menyelaraskan visi pembangunan ekonomi yang telah direncanakan. Sinergi antara kementerian keuangan dan bank sentral diharapkan dapat menciptakan pondasi ekonomi yang lebih kokoh sebelum langkah-langkah strategis pemerintahan baru diimplementasikan secara penuh.






