Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memberikan sambutan resmi terhadap kunjungan Paus Leo saat tiba di Paris, Prancis, pada Jumat (25/9). Kehadiran pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut disambut langsung oleh Macron dalam sebuah pertemuan yang menunjukkan hubungan diplomatik antara pemerintah Prancis dan Vatikan.
Kunjungan ini menjadi momen penting bagi kedua pemimpin untuk mempererat tali silaturahmi serta membahas berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama. Kehadiran Paus Leo di ibu kota Prancis tersebut menandai agenda penting dalam rangkaian perjalanan internasional sang Paus, yang bertujuan untuk membawa pesan perdamaian dan persaudaraan bagi masyarakat dunia.
Proses penyambutan berlangsung dengan khidmat dan sesuai dengan protokol kenegaraan yang berlaku di Prancis. Pertemuan antara Presiden Macron dan Paus Leo ini diharapkan dapat memperkuat dialog antaragama serta kerja sama multilateral dalam menghadapi tantangan kemanusiaan global saat ini.
Prancis sendiri merupakan salah satu negara di Eropa dengan sejarah panjang hubungan antara pemerintah sekuler dan lembaga keagamaan. Sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip laïcité atau sekularisme, Prancis tetap menjaga hubungan diplomatik yang erat dengan Vatikan guna menjaga stabilitas sosial dan mempromosikan toleransi beragama di tengah masyarakat yang semakin beragam.





