Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, secara tegas menyatakan sikap menolak segala bentuk campur tangan pihak asing dalam urusan internal negaranya. Pernyataan ini disampaikan oleh pemimpin Meksiko tersebut pada hari Minggu, sebagai bentuk penegasan atas kedaulatan bangsa.
Dalam pernyataannya, Sheinbaum menekankan bahwa Meksiko memiliki kemandirian penuh dalam mengambil keputusan politik dan kebijakan dalam negeri. Ia menggarisbawahi pentingnya penghormatan terhadap prinsip non-intervensi, yang menjadi landasan hubungan diplomatik Meksiko dengan negara-negara lain di dunia.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan bahwa arah pembangunan dan stabilitas politik Meksiko tidak dipengaruhi oleh tekanan eksternal. Presiden Sheinbaum mengimbau komunitas internasional untuk menjalin kerja sama yang setara dan saling menghormati tanpa mencoba mendikte kebijakan domestik Meksiko.
Penegasan ini dipandang sebagai upaya untuk memperkuat posisi tawar Meksiko di kancah global, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks. Dengan menjaga jarak dari intervensi luar, pemerintah Meksiko berharap dapat fokus pada penyelesaian isu-isu internal yang menjadi prioritas rakyatnya.
Meksiko memiliki sejarah panjang dalam menerapkan prinsip non-intervensi dalam kebijakan luar negerinya, yang dikenal sebagai Doktrin Estrada. Prinsip ini menekankan bahwa negara tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara lain guna menjaga perdamaian dan stabilitas internasional, serta menghormati hak setiap bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa tekanan dari kekuatan asing.






