Teknologi

Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Menuai Sorotan Terkait Konsumsi Air

Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Menuai Sorotan Terkait Konsumsi Air

Pembangunan pusat data atau data center oleh BDX di kawasan Jatiluhur kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Proyek infrastruktur digital berskala besar ini diperkirakan menelan investasi mencapai Rp3,5 triliun, namun di sisi lain memicu kekhawatiran terkait dampak lingkungan, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya air.

Kekhawatiran utama muncul dari besarnya volume air yang dibutuhkan untuk operasional fasilitas tersebut. Berdasarkan data yang beredar, saat pengembangan proyek telah mencapai tahap penuh, kebutuhan air untuk sistem pendinginan data center tersebut diprediksi mampu menyentuh angka 33.000 meter kubik per hari.

Angka konsumsi air yang sangat tinggi ini menjadi sorotan karena data center membutuhkan sistem pendingin yang bekerja secara terus-menerus untuk menjaga suhu server tetap stabil. Jika tidak dikelola dengan manajemen air yang berkelanjutan, volume penggunaan air yang masif dikhawatirkan dapat memberikan tekanan pada ketersediaan air di wilayah sekitar Jatiluhur.

Investasi besar di sektor teknologi ini memang membawa potensi pertumbuhan ekonomi digital di wilayah tersebut. Namun, tantangan mengenai keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian lingkungan hidup kini menjadi isu krusial yang harus dijawab oleh pengembang proyek agar tidak merugikan ekosistem lokal dalam jangka panjang.

Sebagai informasi, data center merupakan fasilitas fisik yang digunakan untuk menyimpan server, sistem penyimpanan, dan perangkat jaringan dalam skala besar. Karena perangkat keras di dalamnya menghasilkan panas yang ekstrem saat beroperasi, sistem pendingin (cooling system) menjadi komponen vital. Banyak data center di seluruh dunia kini mulai beralih ke teknologi pendinginan yang lebih ramah lingkungan, seperti liquid cooling atau pemanfaatan air daur ulang, guna mengurangi ketergantungan pada sumber air bersih alami.

#Data Center#BDX#Jatiluhur#Krisis Air#Investasi Teknologi

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Menuai Sorotan Terkait Konsumsi Air | Portal Solusindo