Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan klarifikasi terkait anggapan publik yang menyebutkan bahwa keberhasilan Gibran Rakabuming Raka terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia merupakan dampak langsung dari pengaruh besar sang ayah, Presiden Joko Widodo.
Kader PSI secara tegas membantah pandangan tersebut. Menurut mereka, narasi yang mengaitkan kemenangan Gibran hanya dengan faktor bantuan atau dukungan Jokowi adalah sebuah kekeliruan. PSI menekankan bahwa pencapaian Gibran hingga menduduki kursi wakil presiden didorong oleh alasan lain yang lebih fundamental dan bukan sekadar pengaruh keluarga.
Lebih lanjut, pihak PSI menilai bahwa dukungan masyarakat yang mengalir kepada Gibran merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapasitas personalnya dalam memimpin. Mereka berargumen bahwa proses pemilihan yang telah dilalui menunjukkan adanya legitimasi publik yang kuat, sehingga tidak tepat jika kemenangan tersebut hanya diatribusikan kepada peran Jokowi.
Klarifikasi ini muncul sebagai respons atas kritik dan opini yang berkembang di tengah masyarakat mengenai dinamika politik menjelang dan sesudah pemilihan umum. PSI ingin menegaskan bahwa Gibran memiliki kualifikasi dan daya tarik tersendiri di mata pemilih, yang membuatnya mampu bersaing dan akhirnya terpilih dalam kontestasi politik nasional.






