Sebanyak 172 peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) dilaporkan mengalami gangguan kesehatan secara bersamaan. Insiden ini terjadi saat mereka tengah menjalani rangkaian kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) pada Senin (28/9).
Peristiwa tersebut berlangsung di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) lantai 7, RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Para peserta didik melaporkan sejumlah keluhan fisik yang serupa, di mana gejala yang paling dominan adalah rasa mual yang hebat hingga muntah-muntah.
Kondisi ini diduga kuat terjadi akibat konsumsi makanan yang terkontaminasi, sehingga memicu reaksi keracunan massal di lingkungan rumah sakit tersebut. Hingga saat ini, pihak terkait tengah melakukan penanganan medis terhadap para peserta yang terdampak guna memastikan kondisi kesehatan mereka kembali stabil.
Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat para peserta PPDS merupakan calon dokter spesialis yang sedang dalam tahap persiapan pendidikan intensif. Koordinasi antara pihak pengelola gedung, manajemen RSUD Dr Soetomo, dan FK Unair diharapkan dapat segera mengungkap penyebab pasti dari insiden kesehatan massal ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) merupakan tahapan pendidikan lanjutan bagi dokter umum untuk memperoleh keahlian spesifik di bidang medis tertentu. Proses pendidikan ini biasanya melibatkan praktik klinis yang intensif di rumah sakit pendidikan utama, di mana disiplin tinggi dan kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan oleh para residen dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien.






