Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memberikan apresiasi terhadap perkembangan Kampung Susun Bayam setelah satu tahun beroperasi. Menurutnya, keberadaan hunian vertikal ini telah menjadi titik balik atau tonggak penting dalam proses pemulihan kondisi sosial serta ekonomi bagi warga yang tinggal di sana.
Hendra menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Susun Bayam bukan sekadar penyediaan tempat tinggal baru, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya fasilitas yang lebih layak dan terintegrasi, diharapkan warga dapat memulai kembali aktivitas ekonomi mereka dengan lebih stabil dibandingkan sebelumnya.
Dalam perjalanannya selama setahun terakhir, kawasan ini difokuskan untuk menjadi ruang hidup yang produktif. Pemerintah Kota Jakarta Utara terus mendorong pemberdayaan masyarakat agar mampu memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mengembangkan usaha mikro atau kegiatan ekonomi kreatif. Hal ini dinilai krusial agar warga tidak hanya memiliki tempat bernaung, tetapi juga memiliki kemandirian finansial.
Lebih lanjut, aspek sosial juga menjadi perhatian utama. Penataan pemukiman dalam bentuk kampung susun diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertib, dan harmonis. Interaksi antarwarga diatur sedemikian rupa agar semangat gotong royong tetap terjaga meskipun pola tempat tinggal telah berubah dari rumah tapak menjadi hunian vertikal.
Ke depannya, Pemerintah Kota Jakarta Utara berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di Kampung Susun Bayam. Tujuannya adalah memastikan bahwa fungsi hunian ini benar-benar memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan penghuninya, baik dari sisi psikologis maupun ekonomi.






