Pemain tim nasional Malaysia, Faisal Halim, menyatakan kesiapannya dalam menghadapi atmosfer panas yang akan tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Menjelang pertandingan melawan Timnas Indonesia, ia menegaskan bahwa tekanan dari puluhan ribu suporter tuan rumah tidak akan menggoyahkan mentalitasnya di lapangan.
Bagi Faisal, sorakan dan intimidasi dari tribun penonton adalah hal yang biasa dalam dunia sepak bola profesional. Ia memilih untuk tetap fokus pada strategi permainan dan performa rekan-rekan setimnya daripada terganggu oleh faktor eksternal. Menurutnya, kunci dari pertandingan ini bukan terletak pada jumlah pendukung yang hadir, melainkan pada apa yang terjadi di dalam lapangan hijau.
Lebih lanjut, Faisal menekankan bahwa pada akhirnya pertandingan sepak bola adalah pertarungan teknis antara dua tim. Ia menggarisbawahi bahwa meskipun didukung oleh massa yang masif, pertandingan tetap berlangsung dalam format 11 lawan 11 pemain. Keyakinan ini menjadi modal utama bagi Faisal dan skuad Malaysia untuk mencoba mencuri poin saat bertandang ke Jakarta.
Dengan mentalitas yang kuat, Faisal berharap rekan-rekan setimnya dapat menjaga konsentrasi penuh selama 90 menit pertandingan. Ia percaya bahwa disiplin taktik dan ketenangan dalam menguasai bola akan menjadi senjata utama untuk meredam semangat juang pemain Indonesia yang didorong oleh dukungan penuh suporter mereka sendiri.





