Olahraga

Strategi 'Manjat Iklas', Kunci Mental Desak Made Rita di Final Asian Games

Strategi 'Manjat Iklas', Kunci Mental Desak Made Rita di Final Asian Games

Atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan pendekatan mental yang unik saat menghadapi tekanan tinggi di putaran final Asian Games. Alih-alih terobsesi dengan perolehan medali atau hasil akhir, Desak Made memilih untuk menerapkan prinsip "manjat ikhlas" sepanjang kompetisi berlangsung.

Menurut Desak Made, fokus utama yang ia terapkan adalah memberikan performa terbaik di setiap gerakan tanpa terbebani oleh ekspektasi hasil. Dengan melepaskan tekanan mental tersebut, ia merasa lebih mampu berkonsentrasi penuh pada teknis pemanjatan dan strategi di jalur yang dihadapi. Baginya, ketenangan pikiran menjadi faktor krusial agar tubuh tidak kaku dan tetap fleksibel saat melakukan manuver sulit di dinding panjat.

Strategi psikologis ini terbukti efektif dalam membantu Desak Made menjaga stabilitas emosinya di tengah persaingan ketat dengan atlet-atlet papan atas lainnya. Ia percaya bahwa hasil akhir adalah konsekuensi dari proses yang dijalani dengan maksimal, sehingga fokus pada proses jauh lebih penting daripada mencemaskan hasil yang belum terjadi.

Ketenangan mental seperti ini sering kali menjadi pembeda antara juara dan peserta biasa dalam olahraga ekstrem yang membutuhkan presisi tinggi. Desak Made berharap pendekatan ini tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi rekan-rekan atlet lainnya dalam menghadapi tekanan di ajang internasional.

#Asian Games#Panjat Tebing#Desak Made Rita#Atlet Indonesia#Olahraga

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Strategi 'Manjat Iklas', Kunci Mental Desak Made Rita di Final Asian Games | Portal Solusindo