Suasana duka mendalam menyelimuti kawasan Gulon, Kecamatan Jebres, Kota Solo, saat jenazah Guntur Aji Pangestu tiba di rumah duka. Isak tangis keluarga pecah seketika saat peti jenazah korban KMP Virgo tersebut tiba di kediamannya untuk disemayamkan.
Kehadiran jenazah Guntur disambut dengan kepiluan yang mendalam oleh sanak saudara dan kerabat dekat. Tangis histeris tidak terbendung saat keluarga menyadari bahwa Guntur kini telah kembali, namun dalam kondisi yang tidak bernyawa. Prosesi penerimaan jenazah berlangsung khidmat meski dipenuhi dengan suasana kesedihan yang mencekam.
Guntur Aji Pangestu diketahui menjadi salah satu korban dalam peristiwa yang melibatkan kapal motor penumpang KMP Virgo. Kepulangan jenazah ini menjadi momen yang sangat dinantikan sekaligus menyakitkan bagi pihak keluarga yang telah menunggu kepastian mengenai kondisi korban.
Setelah tiba di rumah duka, jenazah rencananya akan disemayamkan sementara sebelum nantinya diproses lebih lanjut untuk pemakaman. Pihak keluarga berharap agar seluruh prosesi pemakaman dapat berjalan lancar di tengah rasa kehilangan yang begitu besar atas kepergian Guntur.
Kecelakaan laut yang melibatkan kapal penyeberangan seringkali menjadi perhatian serius di Indonesia, mengingat kondisi geografis negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi air. Standar keselamatan pelayaran dan kelaikan kapal menjadi faktor kunci dalam meminimalisir risiko kecelakaan serupa guna melindungi keselamatan penumpang dan awak kapal dalam setiap perjalanan lintas pulau.






