Tim SAR gabungan telah mengeluarkan imbauan tegas kepada operator kapal KM Virgo Transport 8 agar segera melakukan proses salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang saat ini masih berada di lokasi kejadian.
Langkah ini dinilai mendesak untuk segera dilakukan guna memastikan area perairan tersebut kembali bersih dan aman bagi lalu lintas pelayaran. Keberadaan bangkai kapal yang terdampar atau tenggelam di jalur pelayaran dikhawatirkan dapat menjadi hambatan navigasi serta menimbulkan risiko keselamatan bagi kapal-kapal lain yang melintas di wilayah tersebut.
Pihak Tim SAR menekankan bahwa tanggung jawab pengangkatan armada sepenuhnya berada di tangan operator kapal. Proses salvage memerlukan koordinasi teknis yang matang serta peralatan khusus agar proses evakuasi kapal dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak kerusakan lingkungan lebih lanjut di sekitar lokasi.
Sejauh ini, tim gabungan terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan instruksi pengangkatan tersebut segera dilaksanakan. Keamanan jalur laut menjadi prioritas utama agar aktivitas ekonomi dan mobilisasi antarwilayah melalui jalur air tidak terganggu oleh keberadaan objek yang menghalangi jalur pelayaran.
Secara umum, proses salvage atau pengangkatan kapal merupakan prosedur standar dalam penanganan kecelakaan laut. Tindakan ini tidak hanya bertujuan untuk mengosongkan jalur pelayaran, tetapi juga untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan laut, seperti kebocoran minyak atau bahan bakar dari lambung kapal yang rusak, yang dapat merusak ekosistem terumbu karang dan biota laut di sekitarnya.






